Saturday, 31 March 2018
Friday, 2 March 2018
Kereta Api Lodaya
Kereta api Lodaya adalah nama kereta api kelas Eksekutif dan Bisnis yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia(Persero) dengan jurusan Bandung-Solo Balapan dan sebaliknya.
Daftar isi
[sembunyikan]Peresmian dan operasional[sunting | sunting sumber]
Kereta api Lodaya diluncurkan pertama kali pada tanggal 11 Maret 1992 melayani perjalanan koridor Bandung - Yogyakarta dan sejak tanggal 1 September 1992 diperluas layanannya untuk melayani perjalanan koridor Bandung - Solo. Sebelumnya kereta api ini dikenal dengan nama KA Padjadjaran/Senja Mataram. Pada tanggal 2 Mei 2000 dilakukan peremajaan rangkaian kereta api Pajajaran/Senja Mataram dan diganti namanya menjadi KA Lodaya.
Kereta api ini menawarkan alternatif perjalanan pada malam hari dari arah Solo menuju Bandung dan pada pagi hari dari arah sebaliknya. Dalam perjalanan Bandung - Solo pada pagi hari penumpang dapat menikmati indahnya panorama Bumi Parahiyangan bagian timur. Perjalanan sejauh 447 km berhenti di stasiun Kiaracondong, Cipeundeuy, Tasikmalaya, Banjar, Sidareja, Maos, Gombong, Kebumen, Kutoarjo, Wates, Yogyakarta, dan Klaten.
Saat ini KA Lodaya terdiri atas KA Lodaya Pagi dan KA Lodaya Malam. Formasi rangkaian KA Lodaya adalah: sebuah lokomotif CC 206 ,1 kereta pembangkit (P), 4 kereta kelas eksekutif (K1 BD),1 kereta makan (M1), 4 kereta bisnis AC (K2 BD).
Lokomotif penarik kereta ini awalnya adalah CC201, namun dengan semakin panjangnya rangkaian, akhirnya CC203 menjadi lokomotif penarik utama, sampai kedatangan lokomotif CC204. Setelah CC204 dimutasi ke Sumatera Selatan dan CC206 datang, CC206 menjadi lokomotif utama penarik kereta ini.
| Jurusan | Bandung - Solo Balapan P.P. |
|---|---|
| Lokomotif | CC201 (1992-2000), CC203 (2000-2013), CC204 (2003-2013), CC206 (2013-sekarang) |
| Rangkaian | 1 Kereta Pembangkit (P), 4 Kereta Eksekutif Reguler (K1), 1 Kereta Makan (M1), 4 Kereta Bisnis AC (K2), |
| Tempat duduk | 456 Tempat duduk |
| Waktu tempuh rata-rata | 8 jam 38 menit (KA 79)
8 jam 55 menit (KA 80)
9 jam 5 menit (KA 81)
9 jam 3 menit (KA 82)
|
Asal usul nama[sunting | sunting sumber]
Lihat pula: Silsilah Penguasa Kerajaan Panjalu Ciamis
Nama Lodaya diambil dari cerita rakyat di Tatar Sunda yakni Macan Lodaya yang merupakan penjelmaan dari Prabu Siliwangi ketika berhadapan dengan anaknya, Raden Kian Santang.
Versi lain menyebutkan bahwa Lodaya merupakan singkatan dari dua kota tujuan akhir kereta api ini, yaitu Solo Bandung Raya
Jadwal perjalanan[sunting | sunting sumber]
Jadwal sesuai Gapeka per 1 April 2017
1. KA 79 Lodaya Pagi (Solo Balapan - Bandung)
| Stasiun | Kedatangan | Keberangkatan |
|---|---|---|
| Solo Balapan | - | 07.10 |
| Klaten | 07.36 | 07.38 |
| Yogyakarta | 08.03 | 08.08 |
| Wates | 08.34 | 08.36 |
| Kutoarjo | 08.05 | 09.10 |
| Kebumen | 09.35 | 09.37 |
| Sidareja | 11.10 | 11.12 |
| Meluwung | 11.27 | 11.35 |
| Banjar | 11.54 | 12.08 |
| Tasikmalaya | 12.55 | 13.00 |
| Cipeundeuy | 13.46 | 13.56 |
| Kiaracondong | 15.35 | 15.38 |
| Bandung | 15.48 | - |
2. KA 80 Lodaya Pagi (Bandung - Solo Balapan)
| Stasiun | Kedatangan | Keberangkatan |
|---|---|---|
| Bandung | - | 07.20 |
| Kiaracondong | 07.30 | 07.36 |
| Cipeundeuy | 09.15 | 09.25 |
| Tasikmalaya | 10.11 | 10.16 |
| Banjar | 11.03 | 11.15 |
| Sidareja | 11.47 | 11.49 |
| Maos | 12.31 | 12.33 |
| Ijo | 13.05 | 13.14 |
| Gombong | 13.23 | 13.25 |
| Kutoarjo | 14.11 | 14.15 |
| Wates | 14.44 | 14.46 |
| Yogyakarta | 15.12 | 15.20 |
| Klaten | 15.44 | 15.47 |
| Solo Balapan | 16.15 | - |
3. KA 81 Lodaya Malam (Solo Balapan - Bandung)
| Stasiun | Kedatangan | Keberangkatan |
|---|---|---|
| Solo Balapan | - | 19.10 |
| Klaten | 19.36 | 19.38 |
| Yogyakarta | 20.03 | 20.08 |
| Wates | 20.34 | 20.36 |
| Kutoarjo | 21.05 | 21.08 |
| Gombong | 21.49 | 21.55 |
| Kroya | 22.20 | 22.26 |
| Sidareja | 23.19 | 23.27 |
| Cipari | 23.26 | 23.45 |
| Banjar | 00.11 | 00.29 |
| Tasikmalaya | 01.16 | 01.21 |
| Cipeundeuey | 02.07 | 02.20 |
| Kiaracondong | 03.59 | 04.05 |
| Bandung | 04.15 | - |
4. KA 82 Lodaya Malam (Bandung - Solo Balapan)
| Stasiun | Kedatangan | Keberangkatan |
|---|---|---|
| Bandung | - | 18.55 |
| Kiaracondong | 19.05 | 19.07 |
| Cipeundeuy | 20.46 | 21.03 |
| Tasikmalaya | 21.49 | 21.54 |
| Banjar | 22.51 | 22.54 |
| Maos | 00.06 | 00.12 |
| Kroya | 00.27 | 00.33 |
| Kebumen | 01.15 | 01.19 |
| Kutowinangun | 01.29 | 01.37 |
| Kutoarjo | 01.54 | 01.58 |
| Wates | 02.28 | 02.31 |
| Yogyakarta | 02.57 | 03.05 |
| Klaten | 03.30 | 03.32 |
| Solo Balapan | 03.58 | - |
Insiden[sunting | sunting sumber]
- Pada tanggal 10 Oktober 2013, kereta api Lodaya Pagi menabrak batu yang diganjal di tengah rel, pada km 440+0/1, di daerah Karanganyar, Kebumen. Kereta api yang ditarik CC 204 10 dengan empat gerbong ekesekutif, tiga gerbong bisnis, satu gerbong restorasi, dan satu gerbong bagasi ini harus berhenti luar biasa (BLB) di stasiun Gombong.[1]
- Pada tanggal 5 Oktober 2015, kereta api Lodaya jurusan Solo Balapan-Bandung anjlok pada pukul 01.45 di km 244+5/6, tepatnya di wilayah Kampung Terung, Desa Mekarsari, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya. Akibat anjloknya Lodaya, perjalanan kereta api Pasundan jurusan Kiaracondong-Surabaya Gubeng dan kereta api Turangga jurusan Bandung-Surabaya mengalami keterlambatan pemberangkatan dari jadwal biasa. Kereta tersebut membawa 439 penumpang dari arah Solo menuju Bandung.[2]
Source:Wikipedia
Kereta Api Kutojaya Selatan
Kereta api Kutojaya Selatan adalah nama kereta api kelas ekonomi yang melayani koridor Kutoarjo - Kiaracondong. Kereta api ini dulunya bernama Kereta api Sawunggalih Selatan. Kereta api Kutojaya Selatan membawa 6 rangkaian kereta ekonomi (K3), 1 Kereta Makan Pembangkit (KMP3) dan 1 aling-aling (B).
Daftar isi [sembunyikan]
1 Stasiun yang Disinggahi
2 harga
3 Jadwal Perjalanan
4 Pranala luar
Stasiun yang Disinggahi[sunting | sunting sumber]
Kereta ini hanya berhenti di: Stasiun Kutoarjo, Stasiun Kebumen, Stasiun Karanganyar, Stasiun Gombong, Stasiun Kroya, Stasiun Maos, Stasiun Kawunganten, Stasiun Gandrungmangun, Stasiun Sidareja, Stasiun Banjar, Stasiun Tasikmalaya, Stasiun Cipeundeuy dan Stasiun Kiaracondong.
harga[sunting | sunting sumber]
Berangkat pada pagi hari dari stasiun Kutoarjo sampai di Stasiun Kiaracondong sore harinya. Kemudian pada malam harinya rangkaian tersebut langsung diberangkatkan kembali dari Kiaracondong menuju Kutoarjo. Mulai 1 April 2015 harga tiket Kereta api Kutojaya Selatan Rp 65.000.
Jadwal Perjalanan[sunting | sunting sumber]
Jadwal perjalanan KA Kutojaya Selatan mulai 1 April 2017
KA 203 Kutojaya Selatan (Kutoarjo - Kiaracondong)
Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Kutoarjo - 09.20
Kebumen 09.46 09.48
Karanganyar 10.00 10.02
Gombong 10.11 10.13
Sumpiuh 10.29 10.31
Kroya 10.43 10.47
Maos 11.01 11.07
Sidareja 11.53 11.57
Langen 12.21 12.29
Banjar 12.41 12.50
Tasikmalaya 13.41 13.48
Cipeundeuy 14.38 14.48
Cicalengka 16.10 16.18
Kiaracondong 16.41 -
KA 204 Kutojaya Selatan (Kiaracondong - Kutoarjo)
Stasiun Kedatangan Keberangkatan
Kiaracondong - 21.00
Cipeundeuy 22.40 22.51
Tasikmalaya 23.41 23.45
Karangpucung 00.30 00.39
Banjar 00.47 01.00
Langen 01.12 01.19
Sidareja 01.43 01.45
Maos 02.27 02.29
Kroya 02.43 02.45
Sumpiuh 02.57 03.21
Gombong 03.37 03.39
Karanganyar 03.48 03.50
Kebumen 04.02 04.04
Kutoarjo 04.30 -....
source:Wikipedia
source:Wikipedia
Channel Youtube Pribadi
Kunjungi Link Berikut untuk Update Video Terbaru dari Wakhid Hidayat Saputro.Terimakasih
https://www.youtube.com/channel/UCrR6mGcF-R6s4RRXrN0QzNg
https://www.youtube.com/channel/UCrR6mGcF-R6s4RRXrN0QzNg
Thursday, 1 March 2018
Stasiun Kutoarjo
Stasiun Kutoarjo (KTA) adalah stasiun kereta api kelas besar tipe B yang terletak di Semawung Daleman, Kutoarjo, Purworejo. Stasiun ini terletak pada ketinggian +16 m dan merupakan stasiun aktif yang berlokasi paling timur di Daerah Operasi V Purwokerto. Stasiun ini adalah stasiun pemberangkatan untuk KA Sawunggalih dan Kutojaya Utara (keduanya tujuan Jakarta), KA Kutojaya Selatan tujuan Bandung, dan KA Prambanan Ekspres/Prameks tujuan Solo. Sebagai stasiun besar, hampir seluruh kereta api yang melintas di jalur selatan Pulau Jawa berhenti di stasiun ini.
Stasiun ini memiliki enam jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus jalur ganda arah hulu (dari Yogyakarta) serta jalur 3 sebagai sepur lurus jalur tunggal dan juga jalur ganda arah hilir (ke Yogyakarta). Hanya jalur 1-5 yang sering digunakan. Jalur 4-6 menggunakan slab track yang cukup unik tanpa menggunakan batu kricak atau ballast. Jalur 4 dan 5 biasa digunakan untuk pemberangkatan KA Sawunggalih, Kutojaya Utara, Kutojaya Selatan, dan Prambanan Ekspres. [2] Jalur 6 biasanya digunakan untuk parkir kereta luar dinas dan langsir.
Ke arah timur dari jalur 1 stasiun ini terdapat percabangan jalur menuju Purworejo sepanjang 9 km sebagai cabang dari jalur selatan utama yang menghubungkan Bandung dan Surabaya, namun saat ini jalur cabang tersebut berstatus non aktif.
Di dalam kompleks stasiun ini terdapat sub dipo lokomotif. Sub dipo lokomotif ini memiliki dua lokomotif diesel hidrolik, yakni BB300 06 dan BB300 16, yang saat ini hanya digunakan untuk kegiatan langsir saja. Sub dipo ini juga memiliki fasilitas yang lengkap. Lokomotifnya terbilang lebih terawat. Selain itu, terdapat juga dipo kereta yang dikhususkan untuk menyimpan kereta-kereta penumpang yang berangkat dari stasiun ini.
Stasiun ini menjadi titik ujung barat jalur rel ganda lintas Solo-Yogyakarta-Kutoarjo sebagai bagian dari jalur gandalintas selatan Pulau Jawa, yang mana dalam beberapa tahun berikutnya akan disambungkan dengan jalur ganda Jakarta-Cirebon-Purwokerto, kemudian dilanjutkan hingga Madiun, dan terakhir ke Surabaya.
Kereta api yang melintas langsung/tidak berhenti di stasiun ini adalah KA Argo Lawu Fakultatif, Argo Dwipangga Fakultatif, Bima, dan Senja Utama YK.
Daftar isi
[sembunyikan]Layanan kereta api[sunting | sunting sumber]
Penumpang[sunting | sunting sumber]
Kelas eksekutif[sunting | sunting sumber]
- Argo Wilis, tujuan Bandung via Tasikmalaya dan tujuan Surabaya via Yogyakarta-Solo-Madiun-Jombang
- Argo Lawu, tujuan Jakarta via Purwokerto-Cirebon dan tujuan Solo via Yogyakarta
- Argo Dwipangga, tujuan Jakarta via Purwokerto-Cirebon dan tujuan Solo via Yogyakarta
- Gajayana (reguler dan tambahan), tujuan Jakarta via Purwokerto-Cirebon dan tujuan Malang via Yogyakarta-Solo-Madiun-Blitar
- Turangga, tujuan Bandung via Tasikmalaya dan tujuan Surabaya via Yogyakarta-Solo-Madiun-Jombang
- Taksaka (reguler dan tambahan), tujuan Jakarta via Purwokerto-Cirebon dan tujuan Yogyakarta
Kelas campuran[sunting | sunting sumber]
- Lodaya (reguler dan tambahan), tujuan Bandung via Tasikmalaya dan tujuan Solo via Yogyakarta (eksekutif-bisnis)
- Malabar, tujuan Bandung via Tasikmalaya dan tujuan Malang via Yogyakarta-Solo-Madiun-Blitar (eksekutif-bisnis-ekonomi AC)
- Sawunggalih, dari dan tujuan Jakarta via Purwokerto-Cirebon (eksekutif-bisnis)
- Ranggajati, tujuan Cirebon via Purwokerto dan tujuan Surabaya bersambung Jember via Yogyakarta-Solo-Madiun-Jombang (eksekutif-bisnis)
- Mutiara Selatan, tujuan Bandung via Tasikmalaya dan tujuan Surabaya bersambung Malang via Yogyakarta-Solo-Madiun-Jombang (eksekutif-bisnis)
Kelas bisnis[sunting | sunting sumber]
- Senja Utama Solo, tujuan Jakarta via Purwokerto-Cirebon dan tujuan Solo via Yogyakarta
- Fajar Utama YK, tujuan Jakarta via Purwokerto-Cirebon dan tujuan Yogyakarta
- Sawunggalih, dari dan tujuan Jakarta via Purwokerto-Cirebon
Kelas ekonomi AC premium[sunting | sunting sumber]
- Jayakarta Premium, tujuan Jakarta via Purwokerto-Cirebon dan tujuan Surabaya via Yogyakarta-Solo-Madiun
- Wijayakusuma, tujuan Cilacap dan tujuan Yogyakarta-Solo
- Mataram Premium, tujuan Jakarta via Purwokerto-Cirebon dan tujuan Yogyakarta
Kelas ekonomi AC plus[sunting | sunting sumber]
- Jaka Tingkir, tujuan Jakarta via Purwokerto-Cirebon dan tujuan Solo via Yogyakarta
- Bogowonto, tujuan Jakarta via Purwokerto-Cirebon dan tujuan Yogyakarta
- Gajah Wong, tujuan Jakarta via Purwokerto-Cirebon dan tujuan Yogyakarta
- Singasari, tujuan Jakarta via Purwokerto-Cirebon dan tujuan Blitar via Yogyakarta-Solo-Madiun
- Joglokerto, tujuan Purwokerto dan tujuan Solo via Yogyakarta
- Kutojaya Utara Tambahan, dari dan tujuan Jakarta via Purwokerto-Cirebon
Kelas ekonomi AC[sunting | sunting sumber]
- Gaya Baru Malam Selatan, tujuan Jakarta via Purwokerto-Cirebon dan tujuan Surabaya via Yogyakarta-Solo-Madiun-Jombang
- Pasundan (reguler dan tambahan), tujuan Bandung via Tasikmalaya dan tujuan Surabaya via Yogyakarta-Solo-Madiun-Jombang
- Kahuripan, tujuan Bandung via Tasikmalaya dan tujuan Blitar via Yogyakarta-Solo-Madiun
- Bengawan, tujuan Jakarta via Purwokerto-Cirebon dan tujuan Solo via Yogyakarta
- Progo, tujuan Jakarta via Purwokerto-Cirebon dan tujuan Yogyakarta
- Logawa, tujuan Purwokerto dan tujuan Surabaya bersambung Jember via Yogyakarta-Solo-Madiun-Jombang
- Kutojaya Utara (reguler dan tambahan), dari dan tujuan Jakarta via Purwokerto-Cirebon
- Kutojaya Selatan (reguler dan tambahan), dari dan tujuan Bandung via Tasikmalaya
Komuter ekonomi[sunting | sunting sumber]
Persilangan/papasan dan persusulan[sunting | sunting sumber]
- KA Bengawan tujuan Jakarta (KA 183) bersilang dengan KA Argo Dwipangga Fakultatif tujuan Solo (KA 10F) yang melintas langsung
- KA Bengawan tujuan Solo (KA 184) berpapasan dengan KA Senja Utama YK tujuan Jakarta (KA 119), keduanya sama-sama sedang melintas
- KA Prambanan Ekspres (Prameks) tujuan Solo (KA 268) bersilang dengan KA Senja Utama YK tujuan Jakarta (KA 119) yang melintas langsung
- KA Mataram Premium tujuan Yogyakarta (PLB 7030) disusul luar biasa oleh KA Argo Lawu Fakultatif tujuan Solo (KA 8F) yang melintas langsung
Jadwal kereta api[sunting | sunting sumber]
Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Kutoarjo per 1 Februari 2018 (revisi Gapeka 2017).
- KA Reguler
- KA Tambahan (beroperasi pada masa lebaran, natal-tahun baru, ataupun terkadang di akhir pekan tertentu)
Subscribe to:
Posts (Atom)